• Rabu, 28 September 2022

Seram! Penderita Insomnia Rentan Terserang Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Ahli

- Jumat, 24 Desember 2021 | 08:10 WIB
ilustrasi tidur
ilustrasi tidur

MudaBahagia.com – Insomnia kerap masih dianggap hal yang biasa, padahal gangguan ini jika semakin parah bisa menimbulkan penyakit serius.

Dalam sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di 'European Respiratory Journal', menemukan bahwa orang yang menderita Insomnia dan apnea tidur obstruktif lebih berpeluang besar menderita penyakit jantung.Bastien Lechat dari Lechat dari Flinders Health and Medical Research Institute mengatakan "Insomnia dan apnea tidur obstruktif adalah dua gangguan tidur yang paling umum, mempengaruhi 10 hingga 30 persen populasi, tetapi orang sering dapat menderita keduanya pada saat yang bersamaan."

Baca Juga: Wajib Tahu Biar Cepat Sembuh, Jika Terserang Pilek dan Flu Sebaiknya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Ini

"Sebelumnya, sedikit yang diketahui tentang dampak Insomnia komorbid dan apnea tidur obstruktif (COMISA) tetapi yang kami ketahui adalah bahwa untuk orang dengan kedua kondisi tersebut, hasil kesehatan secara konsisten lebih buruk daripada mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut atau mereka yang memiliki salah satu kondisi saja. ," tambah Lechat.

Seperti yang dilansir MudaBahagia.com dari Hindustantimes, bahwa para peneliti di Universitas Flinders telah melakukan penelitian di Amerika Serikat dengan responden lebih dari 5000 orang sebagai subjek penelitian untuk lebih memahami resiko dari Insomnia dan apnea tidur obstraktif.

Dengan subjek penelitian pada awal berusia 60 tahun dan 52 persen perempuan diikuti selama kurang lebih 15 tahun, dengan 1.210 orang meninggal selama waktu itu.

Baca Juga: Jika Mengalami Menstruasi Tidak Teratur, Cobalah Minuman Herbal Ini!

Dalam penelitian ini menunjukan peserta dengan Insomnia dan apnea tidur obstruktif dua kali lebih mungkin untuk memiliki tekanan darah tinggi dan 70 persen lebih mungkin untuk memiliki penyakit kardiovaskular dibandingkan peserta yang tidak Insomnia dan apnea tidur obstruktif.

Selain itu penelitian ini menunjukkan bahwa peserta dengan Insomnia dan apnea tidur obstruktif memiliki 47 persen peningkatan resiko kematian dibandingkan dengan peserta tanpa Insomnia dan apnea tidur obstruktif, bahkan ketika faktor lain yang diketahui meningkatkan kematian.

Halaman:

Editor: Muda Bahagia

Sumber: Hindustan Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X