• Jumat, 12 Agustus 2022

Intip Sejarah Jembatan Geladak Perak, Jembatan yang Runtuh Akibat Gunung Semeru Meletus

- Minggu, 5 Desember 2021 | 17:14 WIB
Sejarah Jembatan Geladak Perak yang runtuh akibat Gunung Semeru meletus
Sejarah Jembatan Geladak Perak yang runtuh akibat Gunung Semeru meletus

 

MudaBahagia.com  - Gunung Semeru meletus pada hari Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 15.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Akibat Gunung Semeru meletus, berbagai infrastruktur pun hancur. Beberapa di antaranya sampai tidak ada yang tersisa.

Salah satu infrastruktur yang hancur karena Gunung Semeru meletus adalah Jembatan Geladak Perak. Berlokasi di Lumajang, tepatnya Desa Sumberwuluh.

Jembatan Geladak Perak yang menjadi saksi bisu Gunung Semeru meletus ini memiliki sejarah yang mendalam sehingga sangat sayang bila dilewatkan begitu saja. Berikut adalah kisah pembangunan jembatan ini.

Sejarah Jembatan Geladak Perak

Jembatan Geladak Perak dibangun pertama kali pada tahun 1925. Dari awal membangun sampai selesai, membutuhkan waktu selama 15 tahun.

Dahulu menjadi jantung transportasi utama bagi pemerintah Belanda. Mempertimbangkan untuk berperan sebagai penghubung logistik dari Kabupaten Lumajang ke Kabupaten Malang.

Sampai sekarang, Jembatan Geladak Perak juga jalur terpenting di bagian selatan Jawa Timur. Fungsinya sendiri sebagai penghubung dua kabupaten sekaligus, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Halaman:

Editor: Muda Bahagia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X