• Kamis, 9 Februari 2023

Laris Manis di Pasar India, Inilah Bentuk Peningkatan Dari Hasil Penjualan Mercedes-Benz di India

- Rabu, 11 Januari 2023 | 10:49 WIB
Mercedes Benz E63 S Final (Istimewa )
Mercedes Benz E63 S Final (Istimewa )
 
MUDA BAHAGIA - Setiap perusahaan yang meluncurkan produk jualannya tentu saja menargetkan hasil dari penjualan serta berharap mendapatkan laju penjualan yang tinggi. Hal ini juga berlaku pada penjualan mobil Mercedes-Benz.
 
Siapa sangka produk mobil ini ternyata banyak digemari oleh beberapa masyarakat di berbagai negara tertentu, salah satunya adalah negara India.
 
Diketahui bahwa kini tingkat penjualan mobil Mercedes-Benz ini meningkat pada tahun 2023 di India. Bahkan informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Pelaksana Mercedes-Benz.
Namun, rupanya kenaikan penjualan ini berbarengan dengan adanya penurunan nilai rupee di India. Penurunan nilai rupee ini dinyatakan telah terjadi sejak tahun 2013 silam.

Meskipun adanya penurunan nilai tukar uang rupee di India,  tak mematikan semangat masyarakatnya untuk membeli mobil Mercedes-Benz ini.

Untuk kamu yang penasaran akan peningkatan penjualan yang seperti apa yang terjadi di India? Berikut adalah penjelasan singkat mengenai bentuk peningkatan penjualan mobil Mercedes-Benz di India.
Menanggapi adanya pemberitaan yang menyatakan bahwa di India mengalami peningkatan penjualan pada mobil Mercedes-Benz, sekalu Direktur Pelaksana Mercede-Benz memberikan konfirmasi dan tanggapannya.

"Penjualan mobil mewah Mercedes Benz di India pada tahun lalu meningkat 41 persen menjadi 15.822 unit mobil," kata Santosh Iyer, Direktur Pelaksana Mercedes-Benz India.
"Saat ini, kami juga masih memiliki pesanan sekitar 6.000 mobil di India," imbuhnya.

Adanya pertumbuhan penjualan ini mematik sebuah ide baru berupa kesepakatan untuk menjual produl Mercede-Benz dengan nominal dua digit.
"Tapi kami memulai tahun ini dengan pesanan yang sangat baik dan itu memberi kami keyakinan akan pertumbuhan dua digit bahkan untuk 2023," kata Iyer.

Mercedes Benz juga akan meluncurkan 10 mobil baru di India pada tahun ini, yang diperkirakan akan dijual dengan harga lebih dari 120.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,8 miliar.

Sebelumnya, pabrikan mobil asal Jerman itu juga telah meluncurkan tiga mobil listrik (EV) di India pada tahun lalu, termasuk model sedan listrik S-Class andalannya yang dirakit secara lokal.
Melihat dari data penjualan untuk negara India ini rupanya, India telah berhasil melampaui kemampuan Jepang dalam pertumbuhan penjualan di tahun lalu.

Pertumbuhan penjualan yang terjadi di India ini memaksa India masuk dalam deretan negara dengan penjualan mobil terbesar ketiga di dunia setelah China dan Amerika Serikat.

Nikkei menjelaskan sebanyak 4,13 juta mobil terjual di India menurut data Januari-November 2022 berdasarkan Society of Indian Automobile Manufacturers. 
 
 
Setelah ditambah laporan penjualan Suzuki, merek terlaris di India, pada Desember, maka total penjualan di India menjadi sekitar 4,25 juta unit.

Angka itu diperkirakan semakin besar jika ditambah rekap akhir tahun semua merek, termasuk penjualan mobil komersial Tata Motors.

Sedangkan Jepang pada 2022 menjual 4,2 juta unit menurut data Japan Automobile Dealers Association dan Japan Light Motor Vehicle and Motorcycle Association. Hasil ini turun 5,6 persen dari 2021.
Baca Juga: Inilah Rekomendasi Film Terbaru yang Wajib Ditonton Untuk Rayakan Pergantian Tahun
Pada 2021 negara yang paling banyak menjual mobil baru adalah China sebanyak 26,27 juta unit. Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan catatan 15,4 juta unit dan Jepang 4,44 juta unit.

India dengan penduduk 1,4 miliar orang memiliki rata-rata kepemilikan mobil 8,5 persen. Penjualan mobil di India naik turun selama bertahun-tahun, sempat mendekati 4,4 juta unit pada 2018 kemudian turun di bawah 4 juta unit pada 2019 dan di bawah 3 juta unit selama pandemi Covid-19 pada 2021.
Baca Juga: Sebentar Lagi Natal, Ketahui Arti Natal dan Sejarah Natal yang Dirayakan Umat Kristen
Sementara itu penjualan mobil di Jepang terus-terusan degradasi dari puncaknya 7,77 juta unit pada 1990. China melewati Jepang sebagai negara penjualan mobil terbesar pada 2006. Lalu pada 2009 mengambil alih posisi pertama dari Amerika Serikat.

Jika memang hal ini akan terjadi dalam kurun waktu yang relatif lama tentunya hal ini akan membawa keuntungan tersendiri bagi perusahaan yang memproduksi mobil ini.
Baca Juga: Perdana Menteri Palestina Desak Pemerintah Untuk Lakukan Penyelidikan Internasional Dalam Kasus Pembunuhan Jan
Dengan adanya peningkatan dari hasil penjualan Mercedes-Benz di India, bagaimana dengan pendapatmu? Apakah kamu tertarik untuk memiliki mobil jenis ini? ***

Editor: Tim Editor Muda Bahagia 02

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X