• Jumat, 12 Agustus 2022

Akankah Saudi Arabia Menggunakan Bitcoin Sebagai Mata Uang Sah? Berikut Pendapat dari Pangeran Serbia

- Jumat, 29 Juli 2022 | 19:40 WIB
Robert Kiyosaki memperingatkan akan terjadinya kejatuhan pasar obligasi dan kesempatan membeli Crypto Bitcoin di harga rendah (Pixabay)
Robert Kiyosaki memperingatkan akan terjadinya kejatuhan pasar obligasi dan kesempatan membeli Crypto Bitcoin di harga rendah (Pixabay)

MUDA BAHAGIA - Mata uang Bitcoin akhir-akhir ini selalu mengundang perhatian dari masyarakan diberbagai penjuru Negeri, salah satunya Saudi Arabia.

Kabar terbaru yang berasal dari Negara Saudi Arabia kian membuat masyarakat heran sekalikus takjub akan langkah yang diambil negara ini.

Berdasarkan informasi yang beredar, Saudi Arabia akan menggunakan Bitcoin sebagai mata uang yang sah. Hal tersebut juga mematik pendapat dari Pangeran Siberia.

Baca Juga: Bergenre Thriller, Berikut Adalah Karakter yang Ada Dalam Drama Korea 'Adamas'

Dengan beredarnya kabar tersebut, Pangeran Filip Karadordevi, yang dikenal sebagai Philip Karageorgevitch meredakan desas-desus tersebut.

Pangeran Philip dari Siberia mengatakan bahwa menggunakan Bitcoin merupakan keniscayaan bagi semua negara.

Sebagai tim advokat Bitcoin, Philip menjelaskan bahwa, menggunakan Bitcoin pada kenyataannya tidak dapat dihindari untuk semua negara dan bukan hanya negara-negara Arab saja.

Baca Juga: Ingin Memiliki IQ Tinggi? Simak Yuks, Inilah Tips Untuk Meningkatkan IQ!

"Itu pasti akan terjadi. Tapi saya tidak tahu negara mana atau siapa yang akan melakukannya di mana atau semacamnya, tapi itu pasti akan terjadi. Setiap negara pada akhirnya akan mengadopsi Bitcoin," katanya.

Halaman:

Editor: Muda Bahagia

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X